Pendidikan

1.035 Orang Tua Siswa PAUD di Gianyar Ikuti Sosialisasi Penguatan Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter memiliki peran krusial

ortibali.id
ortibali.id
Selasa, 05 Agustus 2025 • 16:37 WITA 3 mnt baca 472
Bagikan:

GIANYAR | ortibali.id – Sebanyak 1.035 orang tua siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Gianyar mengikuti sosialisasi pendidikan karakter bertema “Wujudkan PAUD Bermutu dalam Mendukung Implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah”, yang digelar di Balai Budaya Gianyar, Selasa (5/8/2025).


Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antara sekolah dan orang tua dalam penguatan pendidikan karakter anak sejak usia dini, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Selain sosialisasi, acara juga dirangkaikan dengan penyerahan sembako kepada perwakilan siswa PAUD Negeri Gianyar serta bantuan sarana penunjang pembelajaran bagi anak inklusi di satuan PAUD.


Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Keluarga Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, Anak Agung Dwi Hari Hidayati, menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung pendidikan karakter anak-anaknya.


> “Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua tentang pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini, serta memberikan strategi dan tips praktis dalam menanamkan nilai-nilai karakter di rumah,” jelas Gung Hida.




Menurutnya, pendidikan karakter memiliki peran krusial dalam membentuk pribadi anak agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moral, etika, dan nilai-nilai luhur.


> “Usia dini adalah masa golden age yang tidak bisa diulang. Maka dari itu, penguatan pendidikan karakter sejak PAUD menjadi fondasi penting,” tambahnya.




Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Gianyar, Dr. Ida Ayu Ketut Surya Adnyani Mahayastra, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, Wayan Mawa, menegaskan bahwa anak adalah aset masa depan bangsa.


> “Sebagai Bunda PAUD, saya percaya bahwa mendidik anak adalah tugas mulia yang membutuhkan sinergi erat antara sekolah dan keluarga. Pendidikan karakter bukan hanya soal angka dan huruf, tetapi bagaimana anak tumbuh menjadi pribadi jujur, santun, dan peduli,” ujar Wayan Mawa.




Ia menambahkan bahwa program wajib belajar 1 tahun prasekolah merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap anak memiliki fondasi pendidikan yang kuat. Di sinilah peran PAUD sangat penting, tak sekadar sebagai tempat bermain, tetapi juga sebagai ruang untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan.


> “Namun peran sekolah tidak akan maksimal tanpa dukungan penuh orang tua. Rumah adalah sekolah pertama bagi anak. Apa yang diajarkan guru harus diperkuat melalui teladan dan bimbingan di rumah,” tambahnya.




Dalam sosialisasi tersebut juga hadir narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali, Ni Ketut Irma Parwati. Ia menyampaikan bahwa pendidikan karakter tidak harus disampaikan dengan teori yang kompleks, melainkan dengan membangun pembiasaan yang nantinya menjadi kebiasaan, lalu membentuk kepribadian, dan pada akhirnya membangun peradaban.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar dalam mewujudkan PAUD yang bermutu, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter sebagai pondasi utama tumbuh kembang anak. (sr/id)

ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan