Peristiwa

WNA Malaysia Meninggal Saat Diving di Crystal Bay Nusa Penida, Sempat Kehabisan Oksigen

Korban bersama rombongan melakukan penyelaman di Crystal Bay

ortibali.id
ortibali.id
Kamis, 17 September 2026 • 11:27 WITA 3 mnt baca 87
Bagikan:


KLUNGKUNG – Seorang wisatawan mancanegara (WNA) asal Malaysia, Siti Nuraini Binti Rusidi (39), meninggal dunia setelah mengalami kondisi darurat saat melakukan aktivitas penyelaman atau diving di perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali, Rabu (16/9/2026).

Korban yang lahir pada 27 Oktober 1986 tersebut diketahui tengah mengikuti aktivitas diving bersama rombongan dari Dive Concepts Lembongan. Insiden terjadi sekitar pukul 11.10 WITA ketika korban bersama rombongan melakukan penyelaman di Crystal Bay.

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum melakukan penyelaman di Crystal Bay, korban bersama rombongan sebelumnya telah menyelam di lokasi pertama, yakni Manta Bay.

Sekitar pukul 08.00 WITA, korban bersama guide, captain, dan sejumlah peserta lainnya berangkat untuk melakukan penyelaman di dua lokasi perairan Nusa Penida.

Saat berada di Manta Bay, guide bernama Eugenius Francisco Ray sempat melihat korban mengalami batuk-batuk. Saksi kemudian menanyakan kondisi korban sebelum penyelaman. Korban menyatakan masih mampu mengikuti kegiatan sehingga penyelaman tetap dilakukan dan berlangsung lancar.

Setelah selesai menyelam di Manta Bay, rombongan kemudian bergerak menuju lokasi kedua, Crystal Bay. Sekitar pukul 11.00 WITA, rombongan tiba di kawasan perairan tersebut.

Saksi kembali menanyakan kepada korban apakah akan ikut menyelam atau menunggu di atas boat. Korban menyatakan tetap mengikuti kegiatan penyelaman.

Korban kemudian menyelam bersama Saksi 1 dan tiga orang lainnya. Saat penyelaman berlangsung, rombongan sempat menghadapi arus laut yang cukup kuat. Mereka masih dapat bertahan hingga kemudian muncul arus kedua dengan kekuatan lebih besar.

Kondisi tersebut menyebabkan tiga orang anggota rombongan terbawa arus. Saksi 1 kemudian meminta korban tetap berada di tempat, sementara dirinya bergerak mencari tiga anggota rombongan yang terbawa arus.

Setelah arus mulai mereda, Saksi 1 bersama tiga orang lainnya kembali mencari korban. Mereka kemudian melihat korban sedang melakukan penyelaman bersama rombongan lain yang dipandu Saksi 3, Wando Salone.

Saat itulah Saksi 3 melihat korban memberikan isyarat seperti kehabisan oksigen. Korban juga terlihat panik hingga sempat melepaskan alat pernapasan yang digunakannya.

Saksi 3 kemudian berusaha memberikan alat pernapasan miliknya kepada korban. Awalnya alat tersebut sempat ditepis korban. Namun, Saksi 3 tetap memastikan alat pernapasan terpasang dan kemudian mengajak korban naik ke permukaan.

Setibanya di permukaan, korban dibawa menuju boat. Saksi 2, Richard Pontoh selaku captain, bersama Saksi 3 kemudian melihat korban mengeluarkan busa dari hidung dan mulut. Meski demikian, saat itu korban masih memberikan respons.

Melihat kondisi korban, Saksi 2 segera membawa korban menuju Dive Concepts Lembongan untuk selanjutnya mendapatkan penanganan medis di Klinik Nusa Medika.

Namun, saat pihak Klinik Nusa Medika melakukan penjemputan, kondisi korban sudah tidak merespons. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan dari Crystal Bay menuju Dive Concepts Lembongan.

Berdasarkan keterangan tim Nusa Medika, korban diduga kuat mengalami henti napas. Namun, penyebab kematian secara pasti belum dapat ditentukan dan masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, jenazah korban pada Rabu sekitar pukul 17.00 WITA diberangkatkan menggunakan boat dari Dive Concepts Lembongan melalui Pelabuhan Syahbandar Desa Jungutbatu menuju Pelabuhan Sanur.

Dari Sanur, jenazah selanjutnya dibawa menuju Rumah Sakit Bali Mandara untuk proses penanganan lebih lanjut.

Pihak keluarga korban disebut akan melakukan tindakan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian secara lebih pasti.

Kasus meninggalnya WNA asal Malaysia tersebut saat ini masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Nusa Penida. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian kejadian, termasuk kondisi korban sebelum dan saat melakukan aktivitas penyelaman di Crystal Bay. sr


ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan