Peristiwa

Bali Zoo Hentikan Gajah Tunggang, Wisatawan Tak Lagi Bisa Naik Gajah Mulai 2026

Dilakukan demi memastikan kondisi fisik dan mental gajah tetap terjaga secara optimal

ortibali.id
ortibali.id
Jumat, 16 Januari 2026 • 20:15 WITA 2 mnt baca 391
Bagikan:


GIANYAR – ortibali.id, Bali Zoo resmi menghentikan seluruh aktivitas gajah tunggang terhitung mulai 1 Januari 2026. Dengan kebijakan ini, wisatawan tidak lagi dapat menunggangi gajah saat berkunjung ke Bali Zoo. Langkah tersebut diambil sebagai komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan satwa serta pengelolaan konservasi yang berkelanjutan.

Head of Public Relations Bali Zoo, Emma Chandra, mengatakan penghentian gajah tunggang dilakukan demi memastikan kondisi fisik dan mental gajah tetap terjaga secara optimal. Menurutnya, praktik konservasi modern harus mengutamakan kebutuhan alami satwa, bukan semata hiburan bagi manusia.

“Kesejahteraan satwa adalah prioritas utama Bali Zoo. Penghentian gajah tunggang merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk menciptakan lingkungan yang lebih layak bagi gajah, sekaligus memastikan standar perawatan dan pengelolaan terus ditingkatkan,” ujar Emma dalam keterangan resmi, Kamis (15/1/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Nomor 6 Tahun 2025 tentang penghentian peragaan gajah tunggang di lembaga konservasi. Bali Zoo juga telah berkoordinasi dengan Balai KSDA Bali untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

Dengan dihentikannya aktivitas gajah tunggang, gajah-gajah di Bali Zoo diharapkan memiliki ruang dan waktu yang lebih luas untuk mengekspresikan perilaku alaminya, berinteraksi secara sosial dengan sesama gajah, serta mengikuti program perawatan dan enrichment yang mendukung kesehatan fisik maupun mental.

“Ke depan, fokus pengelolaan gajah akan diarahkan pada perawatan harian, penguatan edukasi konservasi, serta pengembangan pengalaman pengunjung yang lebih berorientasi pada pembelajaran, empati, dan kepedulian terhadap satwa,” tambahnya.

Kebijakan ini juga diumumkan Bali Zoo melalui akun Instagram resmi pada Kamis (15/1/2026). Dalam unggahan tersebut, Bali Zoo menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan gajah dan perlindungan satwa liar.

Langkah Bali Zoo ini dinilai sebagai bagian dari upaya mendukung konservasi berkelanjutan sekaligus mengajak masyarakat dan wisatawan untuk lebih peduli terhadap kesejahteraan satwa, khususnya gajah yang merupakan satwa dilindungi.sr

ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan