Peristiwa

Banjir dan Longsor Terjang Gianyar, 34 Kejadian, 3 Tewas, Kerugian Capai Rp37 Miliar

Kecamatan Sukawati, Kecamatan Blahbatuh, serta Kecamatan Gianyar, terdampak paling parah

ortibali.id
ortibali.id
Kamis, 11 September 2025 • 13:11 WITA 2 mnt baca 448
Bagikan:

Gianyar – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Gianyar sejak Rabu (10/9) hingga Kamis (11/9/2025) memicu bencana banjir dan longsor di berbagai wilayah. Hingga Kamis pukul 11.35 WITA, tercatat 34 laporan kejadian bencana, dengan 3 orang meninggal dunia dan 3 orang mengalami luka-luka.


Sekretaris Daerah (Sekda) Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widya Utama, S.IP., M.Si., menyebutkan kerugian material sementara diperkirakan mencapai Rp37,44 miliar. Angka ini, katanya, masih berupa perkiraan awal berdasarkan laporan kasat mata di lapangan dan kemungkinan bertambah seiring pendataan lebih lanjut.


“Sekarang teman-teman di lapangan masih bekerja melakukan pembersihan dan penanganan. Siang tadi juga berhasil ditemukan salah satu korban meninggal dunia. Setelah pekerjaan selesai, kami akan kumpulkan semua data untuk dirapatkan terkait langkah menghadapi bencana serta antisipasinya,” ujar Sekda Gianyar.


Ia menegaskan, Kabupaten Gianyar sejatinya sudah memiliki peta bencana serta aplikasi Siaga Bencana yang bisa dimanfaatkan masyarakat. “Tinggal kita matangkan kembali sistem yang ada agar penanganan lebih cepat dan terkoordinasi,” tambahnya.


Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat hingga kini masih berjibaku di lapangan membersihkan material longsor, mengevakuasi warga terdampak, serta menanggulangi banjir di beberapa titik.


Adapun wilayah terdampak paling parah tercatat di Kecamatan Sukawati, Kecamatan Blahbatuh, serta Kecamatan Gianyar. Pemerintah daerah berencana melakukan evaluasi kebijakan untuk meminimalisir dampak bencana di masa mendatang.(sr/id)

Topik:
ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan