GIANYAR – ortibali.id, Upaya percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Blahbatuh terus bergulir. Danramil 1616-04/Blahbatuh, Kapten Inf I Wayan Sudana, menegaskan komitmen TNI untuk mendukung penuh program strategis pemerintah tersebut saat menghadiri Rapat Koordinasi Koperasi Merah Putih, Jumat (14/11/2025) di Aula Kantor Camat Blahbatuh.
Rapat dipimpin Camat Blahbatuh I Wayan Gede Eka Putra, S.STP, MAP, dan dihadiri Kadis PMD Kabupaten Gianyar, perwakilan Dinas Koperasi dan UMK Gianyar, Korkab TAPM, Kapolsek Blahbatuh, para Perbekel, Ketua BPD, Pendamping Desa, serta seluruh Ketua KDKMP dari desa se-Blahbatuh.
Sekcam Blahbatuh dalam sambutan pembuka menegaskan bahwa seluruh desa di wilayahnya telah berkomitmen mendukung percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih. Ia berharap jajaran PMD dan Dinas Koperasi terus memberikan bimbingan teknis agar proses pembentukan koperasi berjalan sesuai regulasi.
Kadis PMD Kabupaten Gianyar menyoroti perlunya kesiapan lahan minimal 10 are dengan ukuran bangunan 30 x 20 meter untuk pembangunan gerai KDKMP. Ia menekankan pentingnya pembekalan teknis kepada pengurus koperasi agar visi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa dapat terwujud, sekaligus mendorong desa-desa segera melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) sebagai tahapan percepatan.
Dinas Koperasi dan UMK Gianyar yang diwakili Ngakan Gede Rama Putra menyampaikan bahwa Kabupaten Gianyar kini memiliki 70 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, terdiri dari 64 koperasi desa dan 6 koperasi kelurahan. Sejumlah pelatihan penguatan manajemen telah diberikan kepada pengurus dan pengawas koperasi, termasuk pelatihan pada September 2025.
Sementara itu, TAPM Gianyar Drs. A.A. Gede Rai Budiasa, MAP, memaparkan dasar hukum pembentukan KDKMP, termasuk Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Ia menjelaskan tahapan pembentukan koperasi dari persiapan hingga tindak lanjut serta menekankan peran penting masyarakat sebagai anggota koperasi.
Materi lanjutan disampaikan BA KDKMP Blahbatuh, Luh Shintiya G. Permatasari, yang memaparkan alur perencanaan modal dan skema pembiayaan operasional koperasi.
Pada kesempatan yang sama, Danramil Kapten Inf I Wayan Sudana menegaskan bahwa TNI siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan desa dalam mendukung percepatan pembentukan KDKMP. Ia menyebut Koramil siap membantu proses pendataan dan koordinasi, termasuk identifikasi lahan pemerintah yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi gerai.
“Kami berharap para Perbekel segera menyiapkan lahan milik pemerintah, baik lahan provinsi, pemda, pertamina, dinas pertanian, BUMN, maupun pustu di desa masing-masing. Di Kecamatan Blahbatuh, pembangunan gerai KDKMP sudah mulai dilaksanakan di Desa Pering. Desa lainnya kami harap segera menyusul agar percepatan ini dapat berjalan optimal,” tegas Danramil.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan kemandirian ekonomi desa melalui pembentukan Koperasi Merah Putih.sr


