Peristiwa

Dua Nenek Tewas Tertimpa Tembok Saat Banjir Terjang Gianyar

Keduanya sudah berhasil dievakuasi oleh keluarga dan aparat

ortibali.id
ortibali.id
Rabu, 10 September 2025 • 21:31 WITA 1 mnt baca 704
Bagikan:

Gianyar – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Gianyar, Bali, selama dua hari terakhir tak hanya memicu banjir dan merusak infrastruktur. Dua orang warga lanjut usia dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan tembok rumah mereka, Rabu (10/9/2025).


Peristiwa pertama terjadi di Desa Temesi, Gianyar. Seorang nenek tewas seketika saat berada di dalam kamar bersama cucunya. Tembok rumah yang tak kuat menahan derasnya hujan ambruk dan menimpa korban. Sang cucu berhasil selamat.


Sementara itu, di Desa Lebih, seorang nenek berusia 83 tahun juga menjadi korban jiwa. Ia tertimpa material longsoran tembok di samping rumahnya saat terbangun dini hari untuk buang air kecil.


Kapolsek Gianyar, Kompol Made Adi Suryawan, membenarkan adanya dua korban jiwa akibat bencana ini. “Keduanya sudah berhasil dievakuasi oleh keluarga dan aparat. Rencananya akan dimakamkan setelah ada kesepakatan keluarga,” ujarnya.


Selain menelan korban jiwa, bencana yang terjadi akibat curah hujan tinggi ini juga merusak jalan, gedung, dan jaringan listrik di sejumlah titik di Gianyar. Pihak kepolisian dan BPBD Gianyar masih melakukan pendataan terkait kerugian maupun dampak lanjutan yang ditimbulkan.


BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi musim hujan, mengingat potensi bencana susulan seperti banjir, longsor, hingga pohon tumbang masih sangat mungkin terjadi. (sr/id)

ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan