Peristiwa

Empat Blok Ruko di Semarapura Kauh Terbakar, Indomart dan Kantor Notaris Ludes Dilalap Api

Peristiwa kebakaran itu sontak menggegerkan warga sekitar karena api dengan cepat

ortibali.id
ortibali.id
Kamis, 07 Mei 2026 • 12:57 WITA 2 mnt baca 299
Bagikan:

KLUNGKUNG – ortibali.id, Kebakaran hebat melanda empat blok bangunan ruko di Jalan I Gusti Ngurah Rai Nomor 64, Kelurahan Semarapura Kauh, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Kamis (7/5/2026) pagi. Peristiwa tersebut menghanguskan tiga blok gerai Indomart dan satu blok kantor Notaris/PPAT.

Peristiwa kebakaran itu sontak menggegerkan warga sekitar karena api dengan cepat membesar dan membakar sebagian besar bangunan. Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian.

Personel Polres Klungkung bersama jajaran Polsek Klungkung langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan masyarakat terkait kebakaran tersebut. Aparat kepolisian juga melakukan pengamanan area serta pengaturan lalu lintas guna memperlancar akses kendaraan pemadam kebakaran dan mencegah kemacetan di sekitar lokasi.

Berdasarkan keterangan salah satu saksi yang tinggal di sebelah selatan lokasi kejadian, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 05.00 WITA. Saat itu saksi mendengar suara gemeretak cukup keras dari arah bangunan ruko.

Tidak lama kemudian, saksi melihat asap hitam masuk melalui ventilasi warung tempatnya bekerja. Karena curiga, saksi langsung membuka pintu warung dan mendapati bangunan Indomart sudah dalam kondisi terbakar.

“Api sudah terlihat membesar saat pintu warung dibuka. Asap hitam juga sudah memenuhi area sekitar,” ujar saksi di lokasi kejadian.

Mendapat informasi tersebut, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Klungkung segera menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Beberapa unit armada dikerahkan guna menjinakkan kobaran api yang terus membesar.

Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WITA. Namun proses penanganan belum sepenuhnya selesai karena petugas harus memastikan tidak ada bara api tersisa yang dapat memicu kebakaran susulan.

Sekitar pukul 07.00 WITA, tiga unit armada pemadam kembali didatangkan ke lokasi untuk melaksanakan proses pendinginan. Langkah tersebut dilakukan setelah persediaan air pada armada sebelumnya habis digunakan saat proses pemadaman awal.

Sementara itu, petugas kepolisian tetap berjaga di lokasi untuk membantu pengamanan dan mengantisipasi kerumunan warga yang memadati area kebakaran.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti total kerugian material akibat peristiwa tersebut. Meski demikian, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). sr


ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan