Denpasar, OrtiBali.id – Memasuki tahun 2025, Bali United menegaskan kembali komitmennya untuk kembali ke akar bisnis utama, yakni dunia olahraga. Klub kebanggaan Pulau Dewata ini siap memperkuat perannya dalam membangun ekosistem olahraga yang utuh dan berkelanjutan.
Komisaris Utama PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, Jemi Wiyono Prihadi, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengarahkan lebih banyak energi dan sumber daya untuk mengokohkan fondasi bisnis inti perusahaan.
“Kami ingin Bali United hadir bukan hanya sebagai klub sepak bola, tetapi sebagai ekosistem olahraga yang menyeluruh—mendukung atlet, penggemar, komunitas, hingga industri olahraga secara keseluruhan,†ujar Jemi dalam keterangan pers yang diterima OrtiBali.id.
Salah satu agenda strategis yang akan digelar adalah turnamen bertaraf internasional, Bali 7s, yang diharapkan mampu mendongkrak eksistensi Bali United di kancah olahraga global.
Jemi juga menekankan pentingnya kembali ke akar sebagai langkah memperkuat solidaritas internal. “Kami percaya bahwa dengan kembali ke akar, kami bisa melangkah lebih solid,†tambahnya.
Sebagai bagian dari penguatan fondasi olahraga, Bali United akan lebih memfokuskan pengembangan pemain muda melalui Bali United Academy. Akademi ini akan didukung pelatih berkualitas dan metode pelatihan berbasis teknologi untuk menjaring talenta-talenta muda dari seluruh Indonesia.
Meski fokus kembali ke inti bisnis, Bali United tetap akan menjalankan pilar bisnis pendukung seperti ritel dan komunitas. Strategi ini ditujukan untuk menjaga keterhubungan dengan fans dan memperkuat loyalitas pendukung.
Tahun 2025 juga menjadi momentum penting bagi PT Bali Bintang Sejahtera Tbk untuk meningkatkan performa dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan menargetkan pertumbuhan pendapatan di seluruh lini bisnis serta peningkatan kinerja di tingkat grup.
“Kami berharap tahun ini bisa menjadi titik balik untuk meraih kembali prestasi dan pertumbuhan yang berdampak, baik bagi klub maupun industri olahraga tanah air,†tutup Jemi.
sr/id


