Peristiwa

Gedung VIP RSUD Gema Santi Nusa Penida, Diresmikan, Bupati : Ini Tekan Rujukan Pasien ke Daratan

Tak hanya meresmikan gedung baru, pada hari yang sama Bupati Satria juga melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Gedung CT Scan, Laboratorium, dan Poliklinik RSUD Gema Santi.

ortibali.id
ortibali.id
Jumat, 26 Desember 2025 • 16:34 WITA 2 mnt baca 415
Bagikan:

KLUNGKUNG, ortibali.id — Pemerintah Kabupaten Klungkung terus memperkuat layanan kesehatan di wilayah kepulauan. Bupati Klungkung, I Made Satria, meresmikan Gedung VIP dan Kelas I RSUD Gema Santi di Kecamatan Nusa Penida, Jumat (26/12). Gedung senilai Rp1,7 miliar tersebut kini siap beroperasi untuk meningkatkan kualitas dan kenyamanan pelayanan kesehatan masyarakat.

Tak hanya meresmikan gedung baru, pada hari yang sama Bupati Satria juga melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Gedung CT Scan, Laboratorium, dan Poliklinik RSUD Gema Santi. Pembangunan fasilitas penunjang medis ini menjadi langkah strategis untuk menekan angka rujukan pasien ke rumah sakit di daratan Bali.

Dalam sambutannya, Bupati I Made Satria menegaskan bahwa pembangunan sarana fisik kesehatan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kenyamanan pasien, khususnya bagi masyarakat Nusa Penida.

“Pembangunan ini bukan sekadar menghadirkan ruang baru, tetapi wujud keseriusan pemerintah dalam menjawab harapan masyarakat. Kebutuhan layanan kesehatan saat ini semakin kompleks dan harus ditunjang fasilitas yang memadai,” ujar Bupati Satria.

Bupati juga mengapresiasi manajemen rumah sakit, dinas terkait, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses perencanaan hingga pembangunan. Ia menekankan pentingnya estetika, etika, dan keramahan pelayanan, karena kesembuhan pasien tidak hanya ditentukan oleh peralatan medis, tetapi juga kondisi psikologis pasien.

“Empati petugas medis sangat penting. Ketika pasien merasa nyaman dan diperhatikan, imunitas mereka akan meningkat dan proses kesembuhan bisa lebih cepat,” tambahnya.

Selain itu, Bupati Satria berpesan agar manajemen RSUD Gema Santi tidak antikritik dan menjadikan masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pelayanan.

Sementara itu, Direktur UPTD RSUD Gema Santi, dr. I Ketut Rai Sutapa, S.Ked, menjelaskan bahwa pengembangan fasilitas ini sejalan dengan kebijakan nasional serta standar layanan BPJS Kesehatan. Pembangunan ruang CT Scan dengan nilai investasi lebih dari Rp3,4 miliar ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada tahun 2027.

“Dengan hadirnya layanan CT Scan, rujukan pasien ke luar Nusa Penida dapat ditekan secara signifikan. Ini akan sangat membantu masyarakat dari sisi efisiensi waktu dan biaya,” jelasnya.

Peresmian tersebut turut dihadiri perwakilan DPRD Klungkung, Camat Nusa Penida, jajaran kepala OPD terkait, para Bendesa Adat, pihak rekanan PT Jaya Sentosa Alkes yang dipimpin Sang Nyoman Putrayasa, serta tokoh masyarakat setempat.sr

ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan