Pemerintahan

Gianyar Perkuat Satu Data Nasional Lewat Sosialisasi DTSEN, Pendataan Terfokus Jadi Kunci Kebijakan Tepat Sasaran

Penyelenggaraan pembangunan daerah menuntut data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan

ortibali.id
ortibali.id
Rabu, 07 Januari 2026 • 19:35 WITA 3 mnt baca 444
Bagikan:

GIANYAR – ortibali.id, Pemerintah Kabupaten Gianyar menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Satu Data Nasional melalui sosialisasi Pendataan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), Rabu (7/1), di Ruang Sidang Kantor Bupati Gianyar. Upaya ini dinilai krusial untuk menghadirkan basis data sosial ekonomi yang terintegrasi, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar kebijakan pembangunan daerah.

Mewakili Bupati Gianyar, Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Gusti Bagus Adi Widya Utama menegaskan, di era digital saat ini data tidak lagi sekadar pelengkap administrasi, melainkan fondasi utama dalam perumusan kebijakan, perencanaan program, pelaksanaan pembangunan, hingga evaluasi kinerja pemerintah.

“Penyelenggaraan pembangunan daerah menuntut data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pendataan yang terfokus sangat penting agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar tepat sasaran,” tegas Sekda yang akrab disapa Gus Bem.

Ia menambahkan, sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, Pemkab Gianyar berkomitmen membangun tata kelola data yang berkualitas, terstandar, dan terintegrasi antar perangkat daerah.

“Implementasi Satu Data Indonesia merupakan langkah strategis untuk menghindari tumpang tindih data, meningkatkan efisiensi, serta mendukung pengambilan keputusan yang presisi,” ujarnya.

Menurut Gus Bem, keberhasilan pelaksanaan Satu Data Indonesia di Gianyar sangat bergantung pada komitmen bersama, mulai dari pimpinan perangkat daerah, walidata, hingga produsen data. Sinergi, keterbukaan, serta konsistensi dalam penerapan standar data, metadata, dan sistem informasi menjadi kunci utama.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Bem juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala BPS Provinsi Bali beserta jajaran atas dukungan dan sinergi yang terjalin. Ia berharap sosialisasi DTSEN menjadi langkah strategis untuk mewujudkan satu basis data sosial dan ekonomi yang akurat, mutakhir, terpadu, serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Data DTSEN sangat penting sebagai dasar perencanaan pembangunan, penanggulangan kemiskinan, penyaluran bantuan sosial, dan perumusan kebijakan yang tepat sasaran,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam penyelenggaraan kegiatan statistik, baik statistik dasar maupun sektoral, serta pemanfaatan data statistik sebagai landasan pembangunan.

Ia menjelaskan, DTSEN menyatukan tiga sumber data sosial ekonomi utama, yakni Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), P3KE, dan Regsosek, yang kemudian diperkuat dengan data administratif lainnya serta divalidasi menggunakan data kependudukan dari Dukcapil.

“Dalam pemutakhiran DTSEN, BPS melakukan pendampingan teknis, penjaminan kualitas data, serta pengawalan metodologi dan standar statistik nasional. Sementara Pemkab Gianyar mendukung dari sisi kebijakan, pengorganisasian sumber daya, fasilitasi pelaksanaan di lapangan, serta sosialisasi,” jelasnya.

Agus Hendrayana menambahkan, peran pemerintah desa juga sangat penting dalam menyukseskan DTSEN, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat, mendukung petugas pencacah di lapangan, hingga mendorong partisipasi aktif warga.

Dengan pendataan yang terfokus dan terintegrasi melalui DTSEN, Pemerintah Kabupaten Gianyar optimistis mampu menghadirkan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, transparan, dan berkeadilan demi kesejahteraan masyarakat.sr


ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan