Pemerintahan

HUT ke-255 Gianyar Jadi Momentum Perkuat Budaya, Pariwisata, dan Pembangunan Berkelanjutan

Tekankan pentingnya menjaga kelestarian alam dan budaya Bali sebagai warisan luhur terus dirawat bersama

ortibali.id
ortibali.id
Minggu, 19 April 2026 • 14:24 WITA 3 mnt baca 275
Bagikan:

GIANYAR – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar apel puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-255 Kota Gianyar di Alun-alun Kota Gianyar, Minggu (19/4/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD Gianyar, pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, seniman, hingga warga dari berbagai wilayah.

Peringatan HUT kali ini mengusung tema “Prasada Bhakti Ulangun (Kemuliaan Pesona Gianyar)”, yang merepresentasikan kejayaan seni, budaya, dan semangat pembangunan Gianyar dari masa ke masa.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gianyar I Made Mahayastra membacakan sambutan Gubernur Bali Wayan Koster. Sambutan diawali dengan pantun bernuansa filosofi yang menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam dan budaya Bali sebagai warisan luhur yang harus terus dirawat bersama.

Menurut Mahayastra, tema HUT ke-255 Gianyar tidak sekadar slogan seremonial, tetapi menjadi ajakan kepada seluruh masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah, memajukan pariwisata, serta menjaga seni tradisional sebagai identitas utama Gianyar.

“Momentum HUT ini harus menjadi ruang evaluasi terhadap capaian pembangunan sekaligus pijakan menatap masa depan di tengah tantangan global yang terus berkembang,” ujarnya.

Fondasi Gianyar dalam Bali Era Baru

Dalam sambutan tersebut dijelaskan bahwa periode 2025–2030 menjadi fase awal pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan sebagai bagian dari visi Bali Era Baru untuk 100 tahun mendatang. Fase ini dinilai sangat penting karena akan menjadi fondasi arah pembangunan Bali secara berkelanjutan.

Karena itu, seluruh komponen masyarakat diajak bersatu dalam semangat menyama braya, memperkuat gotong royong, dan menjaga harmoni sosial sebagai kekuatan utama menghadapi perubahan zaman.

Pembangunan Kabupaten Gianyar, lanjutnya, juga tidak terpisahkan dari pembangunan Bali secara menyeluruh melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dengan pola pembangunan semesta berencana yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi.

Fokus Strategis Pemerintah

Pemerintah Provinsi Bali juga menegaskan sejumlah agenda strategis yang akan terus diperkuat dalam beberapa tahun ke depan. Di antaranya transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital, pengendalian alih fungsi lahan produktif, pengelolaan sampah berbasis sumber, penataan pariwisata berkualitas, pengembangan transportasi ramah lingkungan, serta penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Program-program tersebut dinilai memerlukan dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, desa adat, akademisi, pelaku usaha, tokoh masyarakat, hingga generasi muda.

Dengan kolaborasi yang kuat, Gianyar diyakini mampu mempertahankan posisinya sebagai pusat seni dan budaya Bali sekaligus tumbuh menjadi daerah yang maju, modern, dan berdaya saing tinggi.

Dimeriahkan Pekan Budaya Gianyar

Rangkaian apel HUT ke-255 Gianyar juga diisi dengan pembacaan sejarah Gianyar, menyanyikan hymne dan mars Gianyar, penyerahan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta pemberian hadiah kepada para pemenang berbagai lomba yang digelar selama Pekan Budaya Gianyar.

Usai upacara, Bupati Mahayastra menyampaikan bahwa peringatan HUT tahun ini dirangkaikan dengan Pekan Budaya Gianyar yang berlangsung sekitar dua minggu dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Beragam pertunjukan seni, pameran, hingga kegiatan budaya disebut menjadi bukti bahwa masyarakat Gianyar memiliki komitmen kuat menjaga warisan leluhur di tengah arus modernisasi.

“Kita dukung terus pelestarian budaya. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada sinergi dengan masyarakat untuk memajukan dan melestarikan karya seni Gianyar,” tegas Mahayastra.

Apresiasi untuk Tokoh Budaya

Sebagai penutup rangkaian acara, pemerintah daerah menggelar resepsi HUT sekaligus menyerahkan penghargaan Parama Satya Budaya, Wija Kusuma, dan Citra Kara Nugraha kepada seniman, budayawan, dan tokoh masyarakat yang dinilai berjasa dalam pelestarian serta pengembangan budaya di Kabupaten Gianyar.

Peringatan HUT ke-255 ini pun menjadi simbol bahwa Gianyar tidak hanya merayakan usia, tetapi juga meneguhkan langkah menuju masa depan dengan tetap berpijak pada akar budaya dan semangat kebersamaan masyarakatnya.sr

ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan