GIANYAR | ortibali.id – Setelah lama dikeluhkan warga, akhirnya Pemerintah Kabupaten Gianyar mulai memperbaiki ruas jalan sepanjang hampir dua kilometer yang menghubungkan Banjar Belong menuju Banjar Patas, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang.
Jalan ini selama bertahun-tahun mengalami kerusakan parah akibat faktor usia serta kondisi cuaca ekstrem. Selain itu, ketiadaan saluran drainase yang memadai menyebabkan air hujan sering meluber ke badan jalan dan memperparah kerusakan.
Meski kondisinya rusak, jalur ini tetap menjadi akses vital, terutama bagi warga dari arah Kintamani, Bangli menuju Desa Taro. Desa Taro yang dikenal sebagai desa wisata juga menjadi destinasi populer bagi wisatawan, khususnya aktivitas bersepeda. Oleh karena itu, perbaikan jalan ini menjadi prioritas Pemkab Gianyar.
Kini, alat berat dan pekerja telah terlihat di lokasi. Pemasangan pagar pembatas serta imbauan keselamatan telah dilakukan guna mendukung kelancaran pengerjaan jalan. Proyek ini juga mencakup pelebaran bahu jalan dan perbaikan saluran drainase.
“Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Gianyar yang sudah memperhatikan kondisi jalan ini. Ini sangat membantu kami, terutama sopir angkutan yang melintasi jalur ini setiap hari,†ujar I Made Bawa, salah satu sopir angkot yang biasa melintasi rute tersebut.
Perbekel Desa Taro, I Wayan Warka, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada warga terkait adanya sistem buka-tutup jalan serta potensi terganggunya akses menuju rumah warga selama pengerjaan berlangsung. Ia juga mengingatkan kemungkinan adanya gangguan aliran air bersih akibat penggalian yang bisa mengenai pipa saluran air.
“Pengaspalan akan segera dimulai. Selain itu, saluran got juga akan diperbaiki agar air tidak lagi meluber ke jalan,†katanya, Senin (21/7/2025).
Sementara itu, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, Pria yang karib disapa Gusti Bem dan menjabat Inspektur atau Kepala Inspektorat Pemkab Gianyar ini, menyebutkan
perbaikan jalan ini merupakan bagian dari proyek peningkatan kualitas infrastruktur jalan kabupaten dengan anggaran dari APBD sebesar Rp5.478.496.000. Pengerjaan ditargetkan rampung dalam waktu 150 hari kalender," ini sudah menjadi komitmen pemerintah daerah untuk terus membangun Gianyar.
Dengan rampungnya proyek ini nanti, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih lancar, risiko kecelakaan menurun, dan potensi pariwisata di Desa Taro semakin berkembang.
sr/id



