Peristiwa

Khidmat dan Penuh Makna, Bupati Klungkung Pimpin Persembahyangan Sambut Hari Puputan ke-118

Ini sebagai ungkapan bhakti dan doa ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa,

ortibali.id
ortibali.id
Kamis, 23 April 2026 • 10:42 WITA 2 mnt baca 135
Bagikan:

KLUNGKUNG – ortibali.id, Menyongsong peringatan bersejarah bagi masyarakat Klungkung, Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Jagatnatha Klungkung, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini menjadi rangkaian utama dalam memperingati Hari Puputan Klungkung ke-118 sekaligus Hari Ulang Tahun Kota Semarapura ke-34. Persembahyangan berlangsung khidmat dan diikuti oleh berbagai unsur pimpinan daerah serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Klungkung, Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom, Sekretaris Daerah Anak Agung Gede Lesmana, serta Ketua TP PKK Klungkung Ny. Eva Satria.

Dalam keterangannya, Bupati I Made Satria menegaskan bahwa persembahyangan bersama ini merupakan wujud rasa syukur atas perjalanan panjang sejarah Klungkung, sekaligus bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang gugur dalam peristiwa heroik Puputan Klungkung.

“Persembahyangan ini sebagai ungkapan bhakti dan doa ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, agar nilai-nilai perjuangan para leluhur tetap menjadi semangat dalam membangun Klungkung yang Mahottama,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa momentum peringatan ini tidak hanya menjadi refleksi sejarah, namun juga pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan, menjaga keharmonisan, serta meningkatkan semangat gotong royong dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Prosesi persembahyangan dipuput oleh pemangku pura setempat dengan suasana penuh kekhusyukan. Doa-doa yang dipanjatkan tidak hanya ditujukan untuk keselamatan daerah, tetapi juga untuk kesejahteraan dan kedamaian seluruh masyarakat Klungkung.

Peringatan Hari Puputan Klungkung sendiri merupakan momentum penting dalam sejarah Bali, khususnya bagi masyarakat Klungkung, sebagai simbol perjuangan dan pengorbanan dalam mempertahankan kehormatan dan kedaulatan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap nilai-nilai kepahlawanan yang diwariskan para leluhur dapat terus menginspirasi generasi masa kini dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing.sr

ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan