DENPASAR – ortibsli.id, Konsul-Jenderal Australia di Bali, Jo Stevens, menerima kunjungan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, pada Selasa (3/3/2026) di Kantor Konsulat-Jenderal Australia, Denpasar. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama di bidang seni, budaya, lingkungan, serta pemberdayaan perempuan dan anak perempuan di Bali.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat, kedua pihak menegaskan pentingnya kesetaraan gender sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Salah satu fokus pembahasan adalah dukungan terhadap industri kreatif yang dipimpin perempuan, termasuk para produsen kain endek Bali.
Putri Suastini Koster menyampaikan bahwa Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali telah menghadirkan platform digital untuk membantu para penenun memasarkan produknya secara lebih luas. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat daya saing industri kerajinan lokal di tengah perkembangan ekonomi digital.
Sementara itu, Jo Stevens mengungkapkan bahwa melalui dukungan Institut Australia-Indonesia, telah didanai kolaborasi antara Griffith University dan Politeknik Pariwisata Bali. Program tersebut memberikan pelatihan literasi digital kepada 100 penenun perempuan di Kabupaten Gianyar dan Klungkung.
“Australia percaya bahwa kesetaraan gender bermanfaat bagi semua orang dan itulah mengapa kami memiliki Strategi Kesetaraan Gender Internasional,” ujar Stevens. Ia menambahkan, strategi tersebut memiliki lima prioritas utama, termasuk mengakhiri kekerasan berbasis gender serta mempromosikan kesetaraan ekonomi perempuan dan perdagangan inklusif.
Australia dan Indonesia juga bermitra dalam program INKLUSI yang mendorong kesetaraan gender, inklusi sosial, serta perlindungan hak-hak penyandang disabilitas di berbagai wilayah Indonesia. Di Bali, Konsulat-Jenderal Australia turut menjalankan program bantuan langsung yang mendanai inisiatif skala kecil di bidang kesehatan, pendidikan, pelestarian lingkungan, dan sektor lainnya.
Putri Suastini Koster menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama Australia di Bali maupun Indonesia secara umum. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus dikembangkan, khususnya dalam pemberdayaan perempuan serta pelestarian seni dan budaya Bali.
Kunjungan tersebut ditutup dengan tur gedung dan taman Konsulat-Jenderal Australia yang dirancang memadukan unsur arsitektur Bali dan Australia, mencerminkan semangat kolaborasi kedua negara.sr


