KLUNGKUNG – ortibali id, Peristiwa dugaan pencurian kotak sesari kembali terjadi di wilayah Kabupaten Klungkung. Kali ini, kotak sesari milik Pura Dalem Segening yang berlokasi di Jalan Gunung Semeru, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Kecamatan Klungkung, dilaporkan hilang dari tempat semula sebelum akhirnya ditemukan di luar area pura dalam kondisi gembok masih terkunci.
Kejadian tersebut diketahui pada Kamis (18/6/2026) pagi dan kemudian dilaporkan ke Polres Klungkung sekitar pukul 10.30 Wita oleh salah satu pengempon pura, A.A. Ngurah Sucipta (65).
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sehari sebelum kejadian tepatnya pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 15.00 Wita, pelapor bersama sejumlah pengempon pura membuka kotak sesari untuk memindahkan uang yang berada di dalamnya. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi karena sebelumnya pernah terjadi kehilangan uang sesari di pura yang sama sebanyak dua kali.
Setelah seluruh uang dipindahkan dan diserahkan kepada bendahara pura, kotak sesari kembali ditempatkan pada lokasi semula di area piasan pura.
Namun, sekitar pukul 21.00 Wita, pelapor menerima informasi dari saksi bernama A.A. Bagus Suteja bahwa kotak sesari tersebut sudah tidak berada di tempatnya. Mengingat kondisi malam hari dan keterbatasan penerangan, pencarian tidak dapat dilakukan secara maksimal sehingga diputuskan untuk dilanjutkan keesokan harinya.
Pada Kamis pagi sekitar pukul 06.00 Wita, pelapor bersama saksi kembali melakukan pencarian di sekitar area pura. Setelah menyisir lokasi, kotak sesari akhirnya ditemukan di luar area pura, tepatnya di samping tembok penyengker Pura Dalem Segening.
Menariknya, saat ditemukan kondisi gembok kotak sesari masih terkunci dan tidak ditemukan kerusakan yang mencolok. Meski demikian, keberadaan kotak sesari yang berpindah dari lokasi semula menimbulkan dugaan adanya upaya pencurian atau tindakan yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Atas kejadian tersebut, pelapor kemudian melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut.
Petugas kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta melakukan pendalaman di lokasi kejadian. Terduga pelaku hingga kini masih dalam proses penyelidikan.
Berdasarkan analisis awal, peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh seseorang yang mengetahui situasi dan kondisi lingkungan pura serta memanfaatkan kelengahan pengawasan di sekitar lokasi. Dugaan tersebut masih akan didalami lebih lanjut oleh penyidik melalui serangkaian proses penyelidikan.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya pengempon tempat ibadah dan warga sekitar, agar meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat pengawasan terhadap aset maupun sarana persembahyangan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Kasus ini menambah daftar peristiwa yang menyasar kotak sesari di tempat-tempat ibadah, sehingga diperlukan peran bersama antara masyarakat dan aparat keamanan untuk menjaga keamanan lingkungan serta melindungi fasilitas keagamaan dari aksi kriminalitas.sr


