Ekonomi

Kreativitas Desainer Muda Bersinar di Grand Final Fashion dan Silver Jewellery Design Gianyar

Antusiasme para peserta yang berasal dari berbagai daerah

ortibali.id
ortibali.id
Senin, 13 April 2026 • 12:50 WITA 2 mnt baca 343
Bagikan:

Gianyar – ortibali.id, Semangat kreativitas dan inovasi mewarnai Grand Final Lomba Fashion Design dan Silver Jewellery Design yang digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gianyar di Open Stage Balai Budaya Gianyar, Minggu (12/4). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pekan Budaya Gianyar dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-255 Kota Gianyar.

Grand final dihadiri Bupati Gianyar I Made Mahayastra, Ketua Dekranasda Gianyar, Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, anggota DPRD Gianyar, serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar.

Sebanyak 13 peserta kategori desain busana dan 10 peserta kategori desain perhiasan perak menampilkan karya terbaik mereka di hadapan dewan juri. Sebelum melaju ke babak puncak, seluruh peserta telah melalui tahapan seleksi yang ketat.

Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar, Dr. Ida Ayu Surya Adnyani, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta yang berasal dari berbagai daerah. Menurutnya, ajang tersebut menunjukkan potensi besar para desainer muda dalam menciptakan karya kreatif yang mampu bersaing lebih luas.

Ia menegaskan, lomba seperti ini diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk terus berkarya, berinovasi, serta meningkatkan kualitas produk kreatif daerah.

Pada kategori desain busana, juara pertama diraih Ni Wayan Essya Putri Rahayu dari Banjar Cemenggaon, Sukawati. Juara kedua diraih Putu Iga Widania dari Banjar Perangsada, Blahbatuh, dan juara ketiga diraih Desak Made Diah Sekar Rini dari Lingkungan Kelod Kauh, Gianyar.

Sementara pada kategori desain perhiasan perak, juara pertama diraih I Made Rudi Artha dari Banjar Apuan Kelod, Bangli. Juara kedua diraih I Wayan Adi Samara Putra dari Banjar Celuk, Sukawati, sedangkan juara ketiga diraih I Komang Ari Budiarta yang juga berasal dari Banjar Celuk, Sukawati.

Peraih juara pertama kategori desain busana, Ni Wayan Essya Putri Rahayu, mengangkat karya bertajuk Bhuana Puspa Hrdaya. Desain tersebut terinspirasi dari tradisi mepeed yang hidup di Kecamatan Sukawati dan dituangkan ke dalam konsep busana modern bernuansa budaya Bali.

Selain penyerahan hadiah kepada para pemenang, panitia juga menyerahkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kepada peserta dan juara sebagai bentuk perlindungan atas karya yang dihasilkan.

Acara semakin semarak dengan penampilan fashion show peserta busana PAUD yang mendapat sambutan hangat dari penonton. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Gianyar dalam mendorong perkembangan industri kreatif berbasis seni dan budaya lokal.sr

ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan