GIANYAR | ortibali.id – Bupati Gianyar sekaligus Ketua DPC PDIP Kabupaten Gianyar, I Made Mahayastra, menegaskan tidak akan maju sebagai calon Ketua DPD PDIP Provinsi Bali.
Meski sejumlah DPC PDIP di Bali sempat mengusulkan namanya, Mahayastra menegaskan akan tetap fokus memimpin PDIP di Kabupaten Gianyar.
Pernyataan itu disampaikannya usai menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Golkar Kabupaten Gianyar, di Hotel Gianyar, Senin (13/10/2025) sore.
Secara pribadi diakui sudah putuskan saat pertama kali Gianyar menggelar rapat anak cabang dengan cabang, sudah diputuskan saya maju di Gianyar.
Sehingga aklamasi di Gianyar muncul Pak Koster tanggal 14 September. Biar ndak berpolemik, walaupun di DPC se-Bali mungkin lima DPC saya muncul.
"pertama saya mengambil momentum ini untuk di Gianyar saya sampaikan, itu artinya sudah keputusan politik,” ujar Mahayastra.
Mahayastra juga memastikan dirinya masih akan maju sebagai Ketua DPC PDIP Gianyar untuk periode selanjutnya, terlebih dalam rapat internal partai di tingkat cabang, hanya satu nama yang diusulkan, yakni dirinya sendiri.
“Ndak, satu nama saja,” tegasnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi komposisi sementara usulan dari sembilan DPC PDIP se-Bali, mayoritas masih menginginkan I Wayan Koster melanjutkan kepemimpinannya sebagai Ketua DPD PDIP Bali periode 2025–2030.
Beberapa DPC seperti Buleleng, Denpasar, Bangli, dan Gianyar disebut mengusulkan Koster secara tunggal. Sedangkan Tabanan, Jembrana, Karangasem, dan Klungkung turut menyertakan nama Mahayastra serta Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam daftar usulan. Adapun DPC PDIP Badung disebut belum membuka penjaringan resmi.
Dengan peta dukungan tersebut, peluang Koster dinilai masih sangat kuat untuk mempertahankan posisi Ketua DPD PDIP Bali.
Mahayastra menegaskan dirinya menghormati dinamika politik di tingkat provinsi dan memilih fokus memperkuat konsolidasi di daerah.
“Saya tetap fokus di Gianyar. Itu sudah keputusan politik bersama,” tutupnya.sr


