Peristiwa

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Bebatuan Sungai Ayung Ubud

ternyata yang dilihat adalah sesosok mayat manusia yang mengambang dan tersangkut di antara bebatuan sungai

ortibali.id
ortibali.id
Jumat, 19 Juni 2026 • 20:17 WITA 3 mnt baca 227
Bagikan:

GIANYAR – ortibali.id, Warga dan petugas keamanan Hotel Mandapa Ubud digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang tersangkut di antara bebatuan aliran Sungai Ayung, Banjar Kedewatan, Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Jumat (19/6/2026) pagi.

Mayat yang hingga kini masih berstatus Mr. X tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.10 WITA oleh seorang karyawan Hotel Mandapa Ubud bernama I Gede Budiarta saat melaksanakan kegiatan rutin pembersihan area pinggir sungai.

Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., M.H., menjelaskan bahwa saat itu saksi turun menggunakan buggy dari lobi hotel menuju kawasan tepi Sungai Ayung. Ketika tiba di lokasi, saksi melihat sesuatu yang menyerupai akar pohon tersangkut di sela-sela bebatuan sungai.

"Karena merasa curiga, saksi mendekati objek tersebut untuk memastikan. Setelah diperiksa dari jarak dekat, ternyata yang dilihat adalah sesosok mayat manusia yang mengambang dan tersangkut di antara bebatuan sungai," ungkapnya.

Mengetahui temuan tersebut, saksi segera melaporkannya kepada Chief Security Hotel Mandapa Ubud, I Putu Awan Setiana. Setelah melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan memastikan adanya mayat, pihak keamanan hotel kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Kedewatan untuk meneruskan laporan kepada Polsek Ubud.

Menerima informasi tersebut, jajaran Polsek Ubud yang dipimpin langsung Kapolsek Ubud bersama personel piket fungsi dan Pawas Aiptu Sang Kompiang Juniawan segera mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 10.30 WITA guna melakukan pengamanan dan penanganan awal di tempat kejadian perkara (TKP).

Proses evakuasi sempat mengalami kendala karena medan yang cukup sulit dan posisi korban berada di tengah aliran sungai. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar bersama PMI Kabupaten Gianyar yang tiba di lokasi sekitar pukul 11.45 WITA kemudian bergabung untuk melakukan evakuasi.

Petugas akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah melalui jalur Sungai Ayung menuju akses Jalan Banjar Tegal Kuning, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Selanjutnya jenazah dibawa menggunakan ambulans PMI Kabupaten Gianyar ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar untuk keperluan identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pengamatan awal di lokasi, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki, mengenakan celana pendek tanpa baju. Saat ditemukan, posisi tubuh korban terlentang dengan wajah menghadap ke atas dan kondisi jasad sudah dalam keadaan kaku.

Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih belum diketahui. Polisi juga belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban.

"Dugaan sementara korban terpeleset saat berada di sekitar Sungai Ayung, kemudian hanyut terbawa arus dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Namun untuk memastikan penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut," jelas Kapolsek.

Saat ini Unit Reskrim Polsek Ubud bersama Tim Identifikasi Polres Gianyar masih melakukan penyelidikan dan pendalaman guna mengungkap identitas korban. Polisi juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat serta menyebarluaskan informasi melalui berbagai media untuk membantu proses identifikasi.

Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut diimbau segera menghubungi Polsek Ubud atau Polres Gianyar guna membantu proses identifikasi korban. sr

ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan