Gianyar (Ortibali.id) – Kasus penemuan jasad bayi di Banjar Puseh, Desa Batubulan Kangin, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, terus menjadi perhatian publik. Polisi kini tengah mendalami dugaan keterlibatan sepasang kekasih asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam peristiwa tragis yang terjadi pada Sabtu (4/10/2025) itu.
Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H. disela sela.cara penanaman jagung serentak dan Peresmian Gudang, mengungkapkan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa sang ibu, berinisial R, mengaku melahirkan sendiri di toilet rumah kontrakan tempatnya bekerja. Saat itu, R disebut mengalami sakit perut hebat hingga ketubannya pecah, kemudian melahirkan tanpa bantuan siapa pun.
> “Dari keterangan awal, ibu bayi mengaku melahirkan sendiri di toilet. Setelah melahirkan, ia menghubungi kekasihnya berinisial GAA untuk datang ke lokasi,” jelas AKBP Chandra saat dikonfirmasi, Rabu (8/10/2025).
Menurut keterangan sementara, setelah bayi lahir, GAA datang membantu memotong tali pusar. Namun, bayi laki-laki tersebut diduga sudah tidak bernyawa. GAA kemudian membantu menguburkan jasad bayi di pekarangan rumah kontrakan, tepatnya di samping pelinggih penunggun karang, dan selanjutnya membawa R ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Informasi tentang kejadian ini kemudian sampai ke pihak kepolisian. Tim Satreskrim Polres Gianyar bersama unit Inafis segera turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Di tempat tersebut, petugas menemukan jasad bayi terbungkus plastik hitam dan kardus, terkubur dangkal di halaman rumah kontrakan.
Jasad bayi kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematiannya.
> “Saat ini ibu bayi masih dirawat di rumah sakit, sedangkan GAA menjalani pemeriksaan lanjutan. Keduanya masih berstatus saksi. Kami masih menunggu hasil autopsi sebagai dasar penetapan arah penyelidikan,” tambah Kapolres Gianyar.
Peristiwa memilukan ini terjadi saat majikan R tengah pulang kampung ke Karangasem, sehingga rumah kontrakan dalam kondisi sepi. Polisi masih terus mengembangkan penyelidikan dengan hati-hati dan menelusuri kemungkinan adanya unsur pidana dalam kematian bayi tersebut.sr


