Peristiwa

Sempat Teriak Minta Tolong, WNA Rusia Ditemukan Meninggal di Vila Ubud

Korban ditemukan sudah dalam kondisi tengkurap dengan kaki menyilang, serta beberapa bagian tubuhnya tampak membiru

ortibali.id
ortibali.id
Selasa, 27 Januari 2026 • 17:20 WITA 2 mnt baca 459
Bagikan:

GIANYAR – ortibali.id,Seorang warga negara asing (WNA) asal Rusia ditemukan meninggal dunia di sebuah vila kawasan Ubudon, Lingkungan Bentuyung Sakti, Kelurahan dan Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Selasa (27/1/2026). Korban diketahui bernama Titov Roman (41), yang telah tinggal di vila tersebut sejak Juni 2025.

Peristiwa ini sempat menggegerkan penghuni vila lantaran korban diketahui sempat berteriak meminta pertolongan sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia keesokan harinya.

Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 11.45 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Ubud bersama tim identifikasi Polres Gianyar dan tenaga medis langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

“Setelah menerima laporan, kami langsung ke TKP untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Kompol Putra Antara.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula pada Senin malam (26/1/2026) sekitar pukul 21.30 WITA. Salah satu saksi, Velodina Ekaterina, mengaku mendengar korban berteriak meminta tolong dari dalam kamarnya.

Saksi lainnya, Trubnikov Ilia, kemudian mengecek kondisi korban dan mendapati korban dalam posisi duduk bersila menyerupai posisi yoga, hanya mengenakan handuk. Saat itu korban masih dalam keadaan hidup dan tidak terlihat adanya hal mencurigakan.

Namun keesokan harinya, Selasa pagi sekitar pukul 09.30 WITA, Trubnikov kembali merasa curiga karena lampu kamar korban masih menyala. Saat dicek, korban ditemukan sudah dalam kondisi tengkurap dengan kaki menyilang, serta beberapa bagian tubuhnya tampak membiru.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pengelola vila, yang selanjutnya meneruskan informasi ke pihak kepolisian dan puskesmas setempat.

Tim medis dari Puskesmas Ubud I yang tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WITA menyatakan korban telah meninggal dunia. Dari pemeriksaan luar, korban mengalami henti jantung, tidak terdapat denyut nadi, pupil mata tidak bereaksi terhadap cahaya, serta ditemukan lebam dan kaku mayat. Namun, tidak ditemukan luka atau tanda kekerasan fisik secara kasat mata.

“Dugaan sementara korban meninggal akibat henti jantung. Penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan,” jelas Kompol Putra Antara.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang milik korban berupa paspor, telepon genggam, kartu kredit, serta beberapa obat-obatan untuk kepentingan penyelidikan. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RS Ari Canti Mas sekitar pukul 14.24 WITA untuk dititipkan sambil menunggu tindak lanjut dari pihak keluarga.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa hingga saat ini peristiwa tersebut diduga merupakan kematian tanpa unsur pidana. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan sesuai prosedur.

“Kami masih berkoordinasi dengan pihak medis. Jika diperlukan, visum atau autopsi akan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian,” pungkasnya. sr

ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan