Pemerintahan

TMMD ke-125 Resmi Dimulai, TNI dan Pemkab Gianyar Bangun Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga Desa Batuan

merupakan program terpadu lintas sektoral

ortibali.id
ortibali.id
Rabu, 23 Juli 2025 • 13:07 WITA 2 mnt baca 505
Bagikan:

Gianyar | ortibali.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun Anggaran 2025 resmi dimulai di Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini ditandai dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat di Lapangan Yudistira, Rabu (23/7/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra.


TMMD merupakan program terpadu lintas sektor yang bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Pelaksanaan TMMD ke-125 kali ini berlandaskan Surat Telegram Danrem 163/WSA Nomor ST/56/2025 tanggal 20 Januari 2025, yang menginstruksikan perencanaan dan persiapan kegiatan di seluruh jajaran.


Komandan Kodim 1616/Gianyar, Letkol Kav Rizal Wijaya SH.,MIP dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan ini melibatkan sebanyak 150 personel gabungan dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, serta instansi terkait dan masyarakat setempat.


Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, menyampaikan apresiasi atas konsistensi TNI dalam mendukung pembangunan desa. "Saya sangat mendukung kegiatan ini. Kalau perlu, TMMD dilaksanakan dua kali setahun," ujarnya.


Pembukaan dan perabatan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 1.241,42 meter di Subak Tapesan dan Subak Ujung, dengan lebar bervariasi antara 0,6 – 1,2 meter dan ketebalan 10 cm, lengkap dengan empat tipe saluran air.


Pembangunan satu unit tower reservoir dan pipanisasi jaringan air bersih di delapan banjar.


Rehabilitasi 17 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tersebar di beberapa banjar seperti Br. Jeleka, Br. Gede, Br. Penida, Br. Bucuan, dan Br. Puaya.


Rehabilitasi dan pembangunan masing-masing satu unit MCK umum.


Pengadaan mesin pompa untuk operasional tandon air.


Penanaman 300 pohon dan pembersihan aliran Subak Tapesan dan Subak Ujung.


Pembagian 75 paket sembako dan bantuan nutrisi bagi 15 anak stunting.



Selain pembangunan fisik, kegiatan TMMD juga menyasar bidang non-fisik yang meliputi penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat. Materi yang disampaikan mencakup wawasan kebangsaan, bela negara, kamtibmas, mitigasi bencana, penyuluhan pertanian dan peternakan, pemberdayaan desa, kesehatan, keluarga berencana (KB), stunting, hingga pelestarian budaya lokal.


Salah satu kegiatan budaya yang menarik perhatian adalah lomba seni lukis, pameran seni gaya Batuan, seni topeng, serta ukiran kayu dan kulit.


Perbekel Desa Batuan, Ari Anggara, menyambut positif pelaksanaan TMMD ini. Ia meyakini program ini akan membawa kemajuan signifikan bagi desanya. “Dengan partisipasi semua pihak, ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk mengembangkan wilayah kami,” katanya.


TMMD ke-125 di Gianyar secara resmi berlangsung dari 23 Juni hingga 21 Agustus 2025, diawali dengan tahapan pra-TMMD yang telah dilaksanakan sejak 26 Mei hingga 12 Juli 2025. Kegiatan ini mengusung metode operasi bhakti TNI dan komunikasi sosial (komsos) sebagai sarana memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.


Program TMMD ke-125 menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.


Sr/id


ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan