GIANYAR – Suasana Alun-Alun Kota Gianyar, Rabu 16 April 2025 malam, dipenuhi semangat dan energi luar biasa saat tujuh Sekaa Baleganjur dari berbagai kecamatan di Kabupaten Gianyar unjuk kemampuan dalam Lomba Baleganjur tingkat remaja. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-245 Kota Gianyar, sekaligus menjadi ajang pelestarian seni tradisional dan regenerasi seniman muda Bali.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu, mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme para peserta. “Kami bangga melihat semangat anak-anak muda dalam menghidupkan baleganjur. Ini bukti bahwa budaya tetap hidup dan berkembang di tengah zaman modern,†ujarnya.
Lomba ini menjadi ajang seleksi untuk mencari tiga sekaa terbaik yang akan menjadi perwakilan selama tiga tahun ke depan. Dewan juri menilai berdasarkan beberapa aspek, yaitu ide atau gagasan, teknik, struktur, kreativitas, dan penampilan. Gagasan menjadi unsur penting yang menjadi titik awal dari setiap karya, sementara aspek teknis seperti struktur gending dan intensitas pukulan turut memengaruhi penilaian.
Dalam kompetisi ini, masing-masing sekaa menampilkan garapan yang sarat makna dan filosofi, diantaranya ; Nakara Duta – Kecamatan Gianyar dengan garapan Patra Hredaya.
Paiketan Seni Manuk Raya – Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring dengan garapan Gering Sing Tawang.
Bala Selikur – Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh dengan garapan Tri Kona, Sekaa Batur Mahaswara – Desa Batuan, Kecamatan Sukawati dengan garapan Cirikacara.
Komunitas Romusa – Kecamatan Ubud dengan garapan Ulun Pangkung dan Candaka Natta – Desa Tegallalang, Kecamatan Tegallalang dengan garapan Lalang Linglang.



Sedangkan Sekaa Baleganjur Cili Mekar – Desa Kelusa, Kecamatan Payangan dengan garapan Aci Keburan.
Sementara setelah melalui proses penilaian yang ketat, hasil akhir lomba diumumkan sebagai berikut:
Juara I, Kecamatan Sukawati, nilai 283 (berhak atas Piala Bupati bergilir), Juara II: Kecamatan Tampaksiring, nilai 270, dan Juara III: Kecamatan Tegallalang, nilai 257.
Dewan juri memberikan apresiasi khusus terhadap penampilan Kecamatan Ubud yang dinilai sangat menonjol secara artistik dan penuh kekuatan ekspresi.
sr/id