Gianyar – ortibali.id, Rumpun bambu tumbang dan menutup badan jalan di jalur Banjar Jasan, Desa Sebatu menuju Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu (14/1) dini hari. Peristiwa ini menyebabkan satu unit mobil yang melintas tertimpa bambu, sehingga pengemudi dan penumpangnya sempat terjebak di dalam kendaraan.
Mobil tersebut dikemudikan istri I Wayan Rida selaku pemilik kendaraan. Saat melintas di jalan yang minim penerangan, pengemudi mendadak mendengar suara ranting patah sebelum akhirnya rumpun bambu roboh dan menimpa kendaraan mereka.
Akibat kejadian itu, sopir dan penumpang tidak dapat keluar dari mobil karena pintu kendaraan terjepit bambu. Keduanya sempat terjebak cukup lama di dalam mobil sambil menunggu bantuan datang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar yang dibantu personel TNI dan Polri segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi serta pembersihan bambu yang menutup jalan. Setelah proses evakuasi, pengemudi dan penumpang berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat.
I Wayan Rida mengungkapkan, dirinya sempat panik karena pintu mobil hanya bisa terbuka sekitar 10 sentimeter. “Saya sempat tertahan di dalam mobil dan berusaha membuka pintu, tapi tidak bisa. Istri saya terus menenangkan dan kami mencoba bersabar sampai bantuan datang,” ujarnya.
Jalur Banjar Jasan menuju Desa Pupuan diketahui merupakan kawasan rawan bencana alam, khususnya tanah longsor. Kondisi jalan yang berdampingan langsung dengan tebing tinggi serta struktur tanah yang labil membuat kawasan tersebut berpotensi membahayakan, terutama saat malam hari dan cuaca buruk.
Hingga kini, lokasi kejadian masih tergolong berbahaya karena masih terdapat rumpun bambu lain di tebing yang rawan longsor. Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut.sr


